• Paket Alat Bantu Pengajaran Konduktivitas Termal Bahan Bangunan, Peralatan Pelatihan Perpindahan Panas
  • Paket Alat Bantu Pengajaran Konduktivitas Termal Bahan Bangunan, Peralatan Pelatihan Perpindahan Panas

Paket Alat Bantu Pengajaran Konduktivitas Termal Bahan Bangunan, Peralatan Pelatihan Perpindahan Panas

No.SMTH-ZT10
SMTH-ZT10 Paket Alat Bantu Pengajaran Konduktivitas Termal Bahan Bangunan, Peralatan Pelatihan Perpindahan Panas
Daya masukan
satu fasa 230V, 50Hz
Ukuran
1130mm x 630mm x 810mm
Berat
85KG
  • Paket Alat Bantu Pengajaran Konduktivitas Termal Bahan Bangunan, Peralatan Pelatihan Perpindahan Panas

Description

SMTH-ZT10 Paket Alat Bantu Pengajaran Konduktivitas Termal Bahan Bangunan, Peralatan Pelatihan Perpindahan Panas
1. Pengenalan Peralatan
1.1 Gambaran Umum
Isolasi termal dalam perencanaan bangunan adalah cabang fisika bangunan yang menggunakan langkah-langkah yang tepat (seperti desain komponen) untuk mencapai iklim dalam ruangan yang nyaman sepanjang tahun sambil mengonsumsi sedikit energi. Hal ini dicapai dengan menggunakan bahan bangunan dengan resistansi termal tinggi dan transmisi radiasi termal rendah. Semua sampel berukuran sama dan ditempatkan di antara pelat pemanas dan pelat pendingin air. Perangkat penjepit memastikan tekanan kontak dan kontak termal yang berulang.
Pelat panas dipanaskan oleh bantalan pemanas listrik dan pelat dingin didinginkan oleh air. Sensor mengukur suhu di saluran masuk dan keluar air pendingin dan di tengah kedua pelat. Suhu pelat panas di atas sampel dan pelat dingin di bawah sampel diatur oleh perangkat lunak yang disediakan. Sistem kontrol suhu memastikan suhu konstan. Fluks panas antara pelat panas dan pelat dingin melewati sampel dan diukur oleh sensor kepadatan fluks panas khusus. Seluruh wadah (termasuk penutup) diisolasi untuk memastikan kondisi lingkungan yang konstan. Nilai terukur ditransfer langsung ke PC melalui USB dan kemudian dapat dianalisis menggunakan perangkat lunak yang disertakan.
1.2 Fitur
(1) Platform eksperimental dilengkapi dengan bahan bangunan dengan sifat yang berbeda untuk membandingkan dan mempelajari konduktivitas termal.
(2) Meja uji dilengkapi dengan sistem kontrol suhu untuk memastikan suhu konstan selama percobaan.
(3) Meja uji dilengkapi dengan perlengkapan sampel untuk memastikan bahwa kondisi eksperimental yang sama diberikan untuk sampel eksperimental yang berbeda.
(4) Cangkang meja uji diisolasi secara keseluruhan untuk menghindari pengaruh perbedaan suhu eksternal pada hasil pengujian.
(5) Berbagai data besaran fisik selama percobaan di meja kerja juga dapat ditransmisikan ke PC melalui antarmuka USB untuk diproses lebih lanjut (komputer harus disediakan sendiri).
2. Parameter Teknis
Daya masukan: satu fasa 230V, 50Hz
Dimensi: 1130mm x 630mm x 810mm
Berat: 85KG

3. Daftar komponen dan pengenalan detail
3.1 Bagian utama
No.    Nama
1    Casing
2    Pegangan
3    Kenop kompresi
4    Sekrup
5    Pintu plexiglas
6    Pelat pemanas
7    Pelat aluminium
8    Pelat tembaga
9    Tangki air
10    Kabel penghubung
11    Saluran masuk air pendingin
12    Saluran keluar air pendingin
3.2 Bagian kotak daya
No.    Nama
1    Lampu indikator daya
2    Saklar pemanas
3    Lampu indikator pemanas
4    Termostat
5    Port USB
6Casing
7    Ventilasi panas
8    Kabel penghubung
9    Sumber daya utama
4. Daftar Percobaan
Percobaan 1: Uji konduktivitas termal papan akrilik
Percobaan 2: Uji konduktivitas termal papan gabus
Percobaan 3: Uji konduktivitas termal papan partikel
Percobaan 4: Uji konduktivitas termal plexiglass (PMMA)
Percobaan 5: Uji konduktivitas termal polistirena yang diperluas
Percobaan 6: Uji konduktivitas termal Armaflex
Percobaan 7: Uji konduktivitas termal rangka material granular (nampan granular)
Percobaan 8: Uji konduktivitas termal papan gipsum